Inilah Kumpulan Goresan Tinta Saya

Senin, 25 Februari 2013

HIDUP ITU INDAH

Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
Aku belajar tegar dari kehilangan

Hidup Adalah BELAJAR.......
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,

Belajar dan Terus Belajar...
Belajar sampai pada akhirnya Allah yang menyempurnakan..
Aamiin!!

Janganlah pernah menyerah....teruslah berjuang......
Hidup bukanlah satu tujuan..,melainkan perjalanan.....
Nikmatilah..........

Hidup adalah tantangan....Hadapilah....

Hidup adalah anugerah....Terimalah....

Hidup adalah pertandingan....Menangkanlah.....

Hidup adalah tugas.....Selesaikanlah.....

Hidup adalah cita cita....Capailah....

Hidup adalah misteri....Singkapkanlah....

Hidup adalah kesempatan....Ambilah....

Hidup adalah lagu....Nyanyikanlah....

Hidup adalah janji....Penuhilah....

Hidup adalah keindahan...Bersyukurlah....

Hidup adalah teka teki....Pecahkanlah....

Satu hal yang membuat kita bahagia adalah CINTA...

Dan satu hal yang membuat kita dewasa adalah MASALAH...
Dunia diciptakan untuk sebuah MASALAH...
Hadapilah sejuta MASALAH apa bila MASALAH itu bisa memberi manfaat kepada kita dan banyak orang di sekitar kita.....
Akan tetapi HINDARI satu masalah apabila masalah itu akan memberi MUDHARAT kepada kita dan orang di sekitar kita...........

Kata Bijak Hari Ini

Bahagialah dengan apa yang engkau peroleh, menerima apa adanya pemberian Allah, tinggalkanlah mimpi yang tidak sesuai dengan yang engkau usahakan dan di luar kemampuan.

Senin, 18 Februari 2013

TIGA MENIT DI MALAM PANJANG

Ini adalah kisahku...Menaruh hati diam-diam pada seorang lelaki taat yang selalu membuat hari-hariku menjadi indah dan berwarna. Sayangnya, sama sekali tak ada keberanian yang aku tunjukkan untuk mengungkapkan rasa itu.Aku selalu merasa puas dengan apa yang kulakukan.Melihatnya dari jauh dan mendoakannya selama tiga menit dalam malam panjangku.

"Tiga menit dalam empat tahun.Bukankah itu waktu yang lama? Tidak,itu bukan waktu yang lama,tetapi waktu yang tepat bagi-Nya untuk mempersatukan aku dengan lelaki yang kucintai diam-diam."

Aku masih menyimpan rasaku diam-diam kepadanya.Hingga tahun kedua aku bisa melihatnya tampak semakin dewasa. Sedangkan aku masih saja takut-takut melihatnya.

Namun,kau tahu satu yang pasti? Aku masih mendoakannya dalam malam-malam panjangku.Tiga menit untuknya.Kubisikkan diam dan dalam.Sungguh,ketaatannya pada agama membuatku sangat tertarik padanya.

Satu lagi yang pasti,aku berharap semoga ia belum berpasangan dengan wanita manapun.Kini,sudah tahun keempat aku melihatnya.Tak pernah ada tegur sapa di antara kita,kecuali sapaan senyum jika saling berpapasan.Sungguh,aku selalu deg-degan setiap kali mendapatkan senyuman yang kurasa maut itu.

Hingga, ia datang dengan wajah berseri,menyampaikan satu niatan besar dalam hidupnya. Saat itu,usai sholat Dhuhur,aku tengah melipat mukena,tak menyadari kehadirannya sama sekali.

"Aku ingin kau menjadi makmumku."

Bengong.Ya,ekspresiku saat itu hanya bengong,kaget,campur tak percaya. Kau tahu betapa menegangkannya dilamar dalam keadaan tak siap.Lalu,sejurus kemudian ia mengangguk mantap seraya tersenyum lebar.

"Aku percaya dan yakin,kau bisa menjadi ibu dari anak-anakku kelak."

Yaa ALLAH... aku benar-benar speechless mendengarnya. Bayangkan saja,do'a tiga menitku ternyata dikabulkan.Tiga menit dalam empat tahun.Bukankah itu waktu yang lama? Tidak,itu bukan waktu yang lama,tetapi waktu yang tepat bagi-Nya untuk mempersatukan aku dengan lelaki yang kucintai diam-diam.